KENDARI, – Pengadilan Negeri (PN) Kendari secara resmi mengeluarkan Penetapan Non Executable terhadap lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) Koperasi Perempangan/Perikanan Soananto (Kopperson) di kawasan Tapak Kuda. Keputusan ini menjadi angin segar dan kemenangan hukum bagi masyarakat yang selama ini memperjuangkan hak atas tanah yang mereka tempati.
Penetapan ini dikeluarkan pada Jumat (7/11/2025), dan tertuang dalam Nomor: 11/Pen.Pdt/G/Eks/1996/PN Kdi jo Nomor: 48/Pdt.G/1993/PN Kdi. Dengan adanya penetapan tersebut, upaya eksekusi lahan oleh pihak tertentu yang mengatasnamakan Kopperson kini resmi tidak dapat dilaksanakan.
Kuasa Hukum Masyarakat Tapak Kuda, Abdul Razak Said Ali S.H., menyambut penetapan tersebut dengan penuh rasa syukur. Ia menilai keputusan ini sebagai hasil dari keyakinan dan perjuangan panjang masyarakat.
“Alhamdulillah, di Jumat yang penuh keberkahan ini, Ketua Pengadilan Negeri Kendari telah mengeluarkan Penetapan Non Executable. Ini adalah hasil yang sejak awal kami yakini dan perjuangkan,” ujar Razak.
Razak menegaskan bahwa keputusan ini bukan hanya hasil kerja tim hukum, tetapi juga buah dari keteguhan semua elemen masyarakat Tapak Kuda dalam mempertahankan hak mereka.



Tinggalkan Balasan