BNPB sebelumnya mencatat 51.591 rumah telah melalui proses verifikasi dan validasi dari 102.384 rumah yang masuk data awal di tujuh kabupaten terdampak. Proses tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan pemulihan rumah diberikan berdasarkan kondisi kerusakan dan data penerima yang tepat.

Aktivitas kegempaan di Flores juga masih terjadi. BMKG mencatat gempa susulan terus berlangsung setelah gempa utama 15 Agustus. Pada 8 September 2026, misalnya, gempa M5,2 mengguncang wilayah Manggarai Timur dan dinyatakan tidak berpotensi tsunami. Saat itu BMKG mencatat lebih dari 13 ribu aktivitas gempa susulan sejak gempa utama.

Kondisi tersebut membuat solidaritas masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak tetap dibutuhkan.

Di tengah situasi itu, donasi karyawan PT Adhi Kartiko Pratama Tbk menjadi bentuk kepedulian dari masyarakat dan dunia usaha di Sulawesi Tenggara kepada warga NTT.

Dana sebesar Rp27,5 juta yang terkumpul kemudian diserahkan melalui Lazismu Kendari agar dapat diteruskan kepada masyarakat yang terdampak.

Penggalangan donasi dilakukan secara bersama-sama oleh karyawan AKP. Bantuan tersebut tidak hanya memiliki nilai materi, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas lintas daerah ketika masyarakat NTT menghadapi masa sulit akibat bencana.

Penyerahan di Kantor Lazismu Kendari pada Jumat (11/9/2026) menjadi bagian dari rangkaian kepedulian tersebut.

Melalui lembaga penyalur, bantuan diharapkan dapat diteruskan kepada penerima manfaat sesuai kebutuhan di wilayah terdampak.

Kondisi NTT saat ini memang tidak lagi hanya berbicara mengenai tanggap darurat. Setelah bencana, masyarakat juga menghadapi kebutuhan pemulihan tempat tinggal, fasilitas umum dan aktivitas kehidupan sehari-hari.

BNPB menyatakan pendataan dan verifikasi kerusakan menjadi dasar penting dalam menentukan kebutuhan pemulihan, termasuk penyusunan kajian kebutuhan pascabencana serta rencana rehabilitasi dan rekonstruksi.

Karena itu, bantuan dari masyarakat, lembaga sosial maupun dunia usaha menjadi bagian dari solidaritas yang dapat membantu meringankan beban warga terdampak selama proses pemulihan.

Bagi karyawan PT Adhi Kartiko Pratama Tbk, kepedulian tersebut diwujudkan melalui penggalangan dana bersama hingga terkumpul Rp27,5 juta.

Dari Kendari, bantuan itu kemudian diberangkatkan melalui Lazismu untuk saudara-saudara di NTT yang masih menghadapi dampak gempa.

Editor: Ixan

62 / 100 Skor SEO