KOLAKA TIMUR, – Lembayung sore menggantung hangat di atas hamparan persawahan Desa Iwoikondo, Kecamatan Loea, Kabupaten Kolaka Timur, Sabtu (31/10/2026). Di kejauhan, warna kuning keemasan memantulkan cahaya matahari akhir Oktober yang menyisakan terik lembut di kulit.

Bulir-bulir padi merunduk sarat isi, bergoyang perlahan disapu angin perdesaan. Di atas tanah yang sempat merekah akibat kekeringan berkepanjangan fenomena El Nino, riuh tawa dan antusiasme warga menyapu kesunyian yang biasanya menaungi desa itu.

Hari itu menjadi momen istimewa bagi masyarakat Loea. Setelah bergulat dengan ketidakpastian iklim, puncak dari peluh dan doa para petani berbuah manis saat Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, membuka secara resmi kegiatan Panen Raya Padi Sawah di Desa Iwoikondo. Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi komitmen nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengawal ketahanan pangan sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat di garis depan pertanian.

Sejumlah tokoh dan pejabat penting turut hadir membaur bersama masyarakat. Tampak Anggota DPR RI Dapil Sultra Jaelani, S.IP., M.Si., Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kolaka Timur, jajaran Forkopimda Kolaka Timur, Ketua TP-PKK Provinsi Sultra, hingga para pimpinan instansi vertikal seperti Kepala BPS Sultra dan Kepala Perum Bulog Sultra. Hadir pula camat, para kepala desa se-Kecamatan Loea, kelompok tani, serta lapisan warga setempat yang memadati lokasi.

Di tengah hamparan padi siap panen, Gubernur menyusuri pematang sawah, mengamati deru mesin combine harvester hijau serta ikut menyabit bulir keemasan bersama para pejabat dan petani. Dalam sambutannya, ungkapan rasa syukur mengalir tajam atas keberhasilan panen di tengah iklim yang menantang.