Kendari – Pemerintah Kota Kendari mulai mematangkan persiapan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di tiga kelurahan. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk memperkuat sektor kelautan sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir di Kota Kendari.

Sebelum proyek fisik dimulai, Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran meninjau langsung tiga lokasi yang diproyeksikan menjadi kawasan pengembangan, yaitu Kelurahan Puday, Sambuli, dan Tondonggeu, pada Selasa (14/7/2026). Peninjauan lapangan ini dilakukan guna memastikan kesiapan lahan agar seluruh tahapan pembangunan berjalan mulus tanpa hambatan.

“Alhamdulillah, Kota Kendari mendapatkan bantuan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di tiga titik. Hari ini kami memastikan kesiapan lokasi sehingga proses pembangunan dapat segera dimulai. InsyaAllah dalam waktu dekat akan dilakukan peletakan batu pertama,” kata Siska Karina Imran di sela-sela peninjauannya, Selasa (14/7).

Dalam pemantauan tersebut, Wali Kota Siska didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan, Inspektur Kota Kendari, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Rombongan menyisir akses menuju kawasan, memeriksa kondisi lingkungan sekitar, hingga berdialog langsung dengan warga setempat untuk menyerap aspirasi yang menjadi prioritas pembangunan.

Siska membeberkan bahwa pemerintah daerah awalnya mengusulkan empat lokasi kepada pemerintah pusat. Namun, setelah melalui rangkaian proses verifikasi ketat dan kajian teknis, pemerintah pusat memutuskan tiga kawasan tersebut yang paling memenuhi kriteria pelaksanaan program. Ketiganya dipilih karena memiliki basis potensi perikanan yang besar dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai nelayan.

Lebih lanjut, Siska menegaskan bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik semata. Proyek kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemkot Kendari ini dirancang sebagai bagian dari strategi jangka panjang pengembangan ekonomi pesisir agar lebih tertata, layak huni, dan modern.

“Program ini bukan hanya membangun fasilitas, tetapi bagaimana menghadirkan kawasan pesisir yang lebih baik sehingga masyarakat nelayan memiliki lingkungan yang nyaman dan aktivitas ekonominya semakin berkembang,” tuturnya.

Melalui dimulainya tahapan persiapan ini, Pemkot Kendari optimistis kehadiran pusat ekonomi baru berbasis sektor kelautan di Puday, Sambuli, dan Tondonggeu mampu meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat nelayan secara berkelanjutan. (san)

22 / 100 Skor SEO