KENDARI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari memberikan penghargaan khusus kepada lima puskesmas dengan kinerja terbaik sepanjang Semester I Tahun 2026. Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut dalam memaksimalkan Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2).
Penyerahan penghargaan ini menjadi bagian penting dalam Pertemuan Koordinasi Program Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tingkat Kota Kendari Tahun 2026 yang digelar di Kendari, Selasa (14/7/2026). Pemberian reward ini diharapkan mampu memacu semangat kompetisi positif antar-puskesmas dalam meningkatkan mutu pelayanan dasar kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Hasria, SKM., M.AP, menjelaskan bahwa penilaian objektif telah dilakukan untuk melihat puskesmas mana saja yang paling responsif dan efektif dalam menjalankan indikator program kesehatan. Berdasarkan hasil evaluasi, lima puskesmas berhasil keluar sebagai yang terbaik di bidangnya masing-masing.
Berikut adalah daftar 5 puskesmas di Kota Kendari yang berhasil meraih penghargaan berkinerja terbaik:
Puskesmas Poasia: Berhasil memborong prestasi paling banyak dengan dinobatkan sebagai pengelola program penyakit menular terbaik, pengelola program penyakit tidak menular terbaik, sekaligus pengelola program P2 terbaik.
Puskesmas Kandai: Meraih penghargaan sebagai pengelola program imunisasi terbaik.
Puskesmas Perumnas: Meraih penghargaan sebagai pengelola surveilans terbaik.
Puskesmas Lepo-Lepo: Meraih penghargaan sebagai pengelola program deteksi kanker serviks dan kanker payudara terbaik.
Puskesmas Wua-Wua: Meraih penghargaan sebagai pengelola program kesehatan lingkungan terbaik.
Agenda koordinasi dan penyerahan penghargaan yang diikuti oleh sekitar 250 peserta ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Kendari, Sekretaris Daerah Kota Kendari, unsur Forkopimda, serta jajaran pimpinan OPD terkait.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, memberikan ucapan selamat kepada jajaran puskesmas yang berprestasi. Siska menegaskan bahwa puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan yang bersentuhan langsung dengan warga, sehingga kualitas kinerjanya akan sangat menentukan derajat kesehatan daerah.
“Kesehatan merupakan urusan wajib pelayanan dasar yang harus menjadi perhatian bersama. Keberhasilan pembangunan kesehatan bukan hanya dilihat dari banyaknya program, tetapi bagaimana masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya melalui meningkatnya derajat kesehatan,” tutur dr. Siska.
Selain penyerahan penghargaan bagi puskesmas, momentum ini juga dirangkaikan dengan peluncuran Kelurahan Siaga TBC “Kendari Tuntas TBC” serta inovasi Paket SEHAT SPESIAL gratis untuk balita dan ibu hamil.

Dinkes Kota Kendari optimistis, melalui perpaduan inovasi baru dan apresiasi bagi fasilitas pelayanan kesehatan yang berprestasi, target eliminasi penyakit serta penguatan kualitas layanan kesehatan primer di Kota Kendari dapat diwujudkan secara berkelanjutan. (San)




Tinggalkan Balasan