Plant head PT DSSP Power Kendari, Hasmunir yang menerima langsung penghargaan tersebut dari Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka

Ini adalah bukti nyata bahwa pengelolaan bisnis yang berkelanjutan dan ramah lingkungan bukan hanya jargon, tapi sudah mendarah daging di perusahaan.

“Ini kebanggaan luar biasa bagi kami. Sertifikat ini menjadi saksi bisu komitmen kami menjaga lingkungan. Klaim kami bukan isapan jempol belaka, tapi sudah diakui langsung oleh pemerintah yang memantau operasional kami 24 jam setahun penuh,” tegas Hasmunir dengan nada mantap.

Pembangkit listrik berkapasitas 2X50 MW yang terhubung langsung dengan jaringan transmisi PLN ini memang punya rekam jejak mentereng dalam urusan lingkungan. Mulai dari izin lingkungan, jurus jitu mengendalikan polusi air dan udara, hingga pengelolaan limbah B3, semuanya tertata rapi.

Rahasia dapur mereka? Memaksimalkan teknologi canggih! PT DSSP Power Kendari menggunakan Continuous Emissions Monitoring System (CEMS) yang datanya terpantau langsung oleh KLHK selama 24 jam.

Jadi, emisi gas buang bisa diawasi real time. Tak hanya itu, limbah pun disulap menjadi barang bernilai ekonomi tinggi. Kreatif! Limbah diolah menjadi batako dan paving blok yang kemudian digunakan untuk mempercantik fasilitas umum di sekitar perusahaan melalui program CSR.

Ke depan, PT DSSP Power Kendari tak akan berhenti berinovasi. Para insinyur andal mereka terus memutar otak mencari cara agar perusahaan bisa terus mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder, baik di tingkat kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, maupun pusat, atas dukungan yang luar biasa. Berkat dukungan merekalah, perusahaan ini bisa terus beroperasi secara berkelanjutan,” pungkas Hasmunir, menutup cerita sukses PT DSSP Power Kendari yang patut diacungi jempol. (red)