Ali pun bergegas pulang. Sayangnya, saat tiba di lokasi, kobaran api sudah membesar dan menguasai hampir seluruh bangunan.

Cuaca yang panas disertai embusan angin kencang membuat api dengan cepat melalap rumah beserta seluruh isinya.

“Tak sehelai pakaian maupun barang berharga yang sempat diselamatkan. Seluruh isi rumah habis terbakar,” demikian laporan tim di lapangan.

Akibat musibah tersebut, empat anggota keluarga kehilangan tempat tinggal, yakni Ali Takdir, istrinya Neni Astrianingsih, serta dua anak mereka yang masih bersekolah di tingkat SMA dan SMP.

Kini keluarga tersebut membutuhkan uluran tangan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari sambil menunggu adanya bantuan lanjutan.

Beberapa kebutuhan yang paling mendesak antara lain bahan makanan atau sembako, pakaian sekolah beserta perlengkapan belajar untuk kedua anak, pakaian harian, selimut dan perlengkapan tidur, kompor beserta tabung gas, peralatan dapur, hingga penampung serta akses air bersih.

Musibah ini menjadi pengingat bahwa kebakaran dapat terjadi dalam waktu singkat dan menghanguskan seluruh harta benda. Di tengah cobaan yang dialami keluarga Ali Takdir, bantuan dan kepedulian masyarakat diharapkan dapat meringankan beban mereka untuk kembali memulai kehidupan.

Editor: San

14 / 100 Skor SEO