-
Australia
-
Korea Selatan
-
Amerika Serikat
Baca Juga:- Ketua Serikat Buruh Kolaka Berty Layuk Bongkar K3 IPIP Pomalaa, Dugaan Pemotongan Upah untuk APD Disorot
- Pernah Tangani Kasus Penghina Jokowi, Ini Rekam Jejak Irjen Himawan Bayu Aji dari Dirtipidsiber Bareskrim hingga Kapolda Sultra
- Yusran Akbar: Anggaran 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Konawe
-
Jerman
-
Belanda
Dalam pertemuan tersebut, Perumda fokus menjajaki peluang kerja sama di sektor pengembangan kakao dan kopra untuk memperkuat hilirisasi komoditas unggulan daerah.
Simon menjelaskan, saat ini pihaknya tengah menyusun rencana bisnis jangka panjang yang ambisius. Fokus utamanya mencakup:
-
Sektor Pertambangan: Optimalisasi potensi mineral daerah.
-
Hilirisasi Produk Lokal: Menambah nilai jual komoditas sebelum keluar daerah.
-
Peran sebagai Offtaker: Perumda akan menjadi pembeli hasil produksi masyarakat untuk menjamin stabilitas harga dan pemasaran.
Pihak Perumda optimistis langkah besar ini akan berjalan mulus berkat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten dan DPRD Kolaka Utara. Simon yakin, kemitraan produktif dengan investor lokal maupun mancanegara akan menjadi ujung tombak ekonomi berkelanjutan di Kolut.
“Perumda tidak lagi dapat berjalan dengan sistem lama. Dibutuhkan terobosan dan kolaborasi yang lebih luas untuk mempercepat pengembangan usaha dan pelayanan masyarakat,” pungkasnya.
(red/perdetik)



Tinggalkan Balasan