Dari kompilasi video yang beredar, kecelakaan tidak hanya terjadi sekali.

Rekaman memperlihatkan insiden terjadi pada waktu yang berbeda, baik siang maupun malam hari. Polanya hampir sama, yakni pengendara kehilangan keseimbangan ketika memasuki tikungan sebelum akhirnya terjatuh.

Fenomena tersebut membuat warga menduga ada faktor yang perlu segera dievaluasi, mulai dari geometri tikungan, kondisi permukaan jalan, hingga minimnya rambu peringatan atau fasilitas keselamatan.

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan di lokasi tersebut belum dapat dipastikan dan memerlukan pemeriksaan dari instansi terkait.

Viralnya rekaman CCTV memunculkan gelombang komentar dari masyarakat. Banyak yang mengaku sudah sering melihat kecelakaan di titik tersebut dan berharap pemerintah tidak menunggu jatuhnya korban berikutnya.

Warga meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jalan, termasuk pemasangan rambu peringatan, marka jalan yang lebih jelas, lampu penerangan, hingga rumble strip untuk memaksa pengendara mengurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan.

“Kalau memang sudah sering terjadi kecelakaan di lokasi yang sama, tentu harus ada evaluasi. Jangan sampai terus memakan korban,” tulis salah seorang warganet.

Sambil menunggu langkah dari pihak berwenang, masyarakat yang melintas di jalur tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Pengendara disarankan mengurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, memastikan kondisi ban masih layak digunakan, serta menghindari pengereman mendadak ketika sedang berada di tikungan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai evaluasi maupun rencana penanganan di lokasi yang viral tersebut. (red)

9 / 100 Skor SEO