Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin menyampaikan, survei bersama tersebut merupakan langkah antisipatif untuk mengidentifikasi kondisi jalur, potensi hambatan, kesiapan fasilitas transportasi, serta kebutuhan penguatan pelayanan menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat. “Melalui peninjauan langsung, kami dapat memetakan potensi risiko dan memperkuat koordinasi agar langkah antisipasi dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat,” ujarnya. Menurut dia, jalur Bakauheni– Merak merupakan salah satu simpul strategis yang menghubungkan pergerakan masyarakat antara Pulau Jawa dan Sumatera. Awaluddin mengatakan, kesiapan menghadapi Nataru tidak hanya menyangkut kelancaran arus kendaraan, tetapi juga
upaya pencegahan kecelakaan dan kecepatan pelayanan ketika risiko terjadi.
Untuk mendukung pelayanan selama periode Nataru 2026–2027, Jasa Raharja sebagai bagian dalam ekosistem Danantara Indonesia menyiagakan 2.000 personel secara nasional dengan dukungan pelayanan di 29 kantor wilayah dan kantor cabang. Jasa Raharja juga menyiapkan lima Tim Jasa Raharja Reaksi Cepat untuk mendukung respons dan koordinasi pelayanan di lapangan.
Jasa Raharja akan mengoptimalkan Command Center Kantor Pusat sebagai pusat pemantauan situasi lalu lintas dan data kecelakaan secara daring.
Pemantauan dilakukan melalui integrasi data dengan IRSMS Korlantas Polri dan rumah sakit mitra agar koordinasi serta penanganan korban dapat dilakukan secara cepat.
Selain itu, Jasa Raharja memberikan dukungan terhadap 10 Pos Pelayanan Terpadu di wilayah Jawa dan Bali.
Kegiatan lapangan juga diperkuat melalui Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas, pemantauan titik rawan kecelakaan, aksi simpatik, dan penyampaian imbauan keselamatan kepada masyarakat.
Jasa Raharja mengimbau masyarakat mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, menjaga kesehatan pengemudi, dan tidak memaksakan diri berkendara ketika lelah.
“Natal dan Tahun Baru adalah momentum berkumpul bersama keluarga. Karena itu, rencanakan perjalanan dengan baik dan jadikan keselamatan sebagai prioritas,” tutup Awaluddin.



Tinggalkan Balasan