Kendari – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra bakal menggelar pasar murah serentak di 17 kabupaten/kota sebagai langkah strategis untuk mengendalikan lonjakan harga bahan pokok dan menjaga ketahanan pangan masyarakat selama bulan Ramadhan serta menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Langkah ini juga menjadi bagian dari program kerja 100 hari Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka – Ir Hugua. Kegiatan pasar murah ini merupakan kolaborasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sultra, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Sultra, serta Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sultra.
Pasar murah ini juga terintegrasi dengan Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Sultra.
“Kami fokus pada rumah tangga, bukan pembelian partai besar,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sultra, Dr. La Ode Muhammad Fitrah Arsyad, SE., M.Si. “Jika ada pembelian dalam jumlah besar, kami akan melakukan verifikasi untuk mencegah penyalahgunaan,” tegasnya.
Pasar murah ini didukung oleh 14 distributor, termasuk Bulog, guna memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam menghadapi tingginya permintaan bahan pokok selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.



Tinggalkan Balasan