KONAWE, PERDETIKNEWS.COM — Bupati Konawe Yusran Akbar meminta aparatur sipil negara (ASN) menguasai regulasi dan keterampilan teknis pengadaan barang dan jasa. Ia menekankan agar perencanaan program serta anggaran perangkat daerah berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Sertifikasi Uji Kompetensi Pengadaan Barang dan Jasa Lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe. Kegiatan berlangsung pada 27–29 Oktober 2026 di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Konawe.

Dalam sambutannya, Yusran menegaskan bahwa pemahaman aturan harus diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Setiap perangkat daerah diminta menyelaraskan program dengan visi, misi, dan prioritas pembangunan Kabupaten Konawe.

Penyelarasan itu perlu dimulai sejak penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), Kerangka Acuan Kerja (KAK), serta dokumen pengadaan lainnya. Dengan perencanaan yang baik, pelaksanaan kegiatan diharapkan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

Yusran juga menyoroti pentingnya penguasaan seluruh tahapan pengadaan. Aparatur perlu memahami penyusunan Rencana Umum Pengadaan (RUP), spesifikasi teknis, hingga Harga Perkiraan Sendiri (HPS).

Kompetensi tersebut mencakup pemilihan metode pengadaan, pengelolaan kontrak, penggunaan produk dalam negeri, serta evaluasi pelaksanaan kegiatan.

Karena itu, ia meminta peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan menerapkan materi yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas. Pengembangan kompetensi diharapkan berlanjut pada 2027, terutama bagi aparatur yang bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran dan pengadaan barang dan jasa.

Selain kemampuan teknis, Yusran menekankan pentingnya inisiatif dalam menyelesaikan masalah. Aparatur diharapkan mampu mengidentifikasi persoalan, berkoordinasi dengan pihak terkait, serta mengupayakan solusi sesuai kewenangannya sebelum meminta arahan pimpinan.

Ia turut mengingatkan bahwa program perangkat daerah harus memiliki kontribusi terhadap sasaran pembangunan. Perencanaan kegiatan perlu mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, potensi daerah, dan prioritas sektor pembangunan.

Pelatihan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, kepala organisasi perangkat daerah, serta peserta dari lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Konawe berharap aparatur semakin siap menjalankan pengadaan secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab untuk mendukung pembangunan menuju Konawe Bersahaja.

Editor: Ixan