UNAAHA – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., menegaskan bahwa integritas, disiplin, dan profesionalisme merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Penegasan itu disampaikan saat membuka kegiatan Orientasi PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe yang berlangsung di Aula Wekoila, Senin (27/7/2026).
Orientasi tersebut digelar sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Konawe membentuk aparatur yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Dalam arahannya, Yusran Akbar menekankan bahwa PPPK bukan sekadar pelengkap birokrasi, melainkan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Setiap aparatur dituntut bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, disiplin, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku. Kepercayaan masyarakat kepada pemerintah dibangun melalui kualitas pelayanan yang diberikan oleh setiap ASN,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa status PPPK memiliki mekanisme evaluasi kinerja secara berkala. Menurutnya, aparatur yang menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan kinerja yang baik akan memiliki peluang untuk terus berkembang sesuai kompetensi yang dimiliki.
Sebaliknya, aparatur yang tidak menjalankan tugas secara optimal atau melanggar ketentuan dapat dikenai sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kinerja menjadi ukuran utama. Mereka yang bekerja dengan baik akan memperoleh kesempatan mengembangkan karier, sedangkan yang tidak memenuhi kewajiban harus siap menerima konsekuensi sesuai aturan,” ujarnya.

Selain menyoroti aspek kinerja, Yusran juga mengajak seluruh ASN di lingkup Pemkab Konawe untuk menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi antarlembaga dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh komitmen bersama seluruh aparatur dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima.
Di penghujung sambutannya, Bupati menegaskan tiga nilai yang harus menjadi pegangan setiap ASN, yakni menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
“Jika tiga nilai ini dijalankan dengan baik, saya yakin kita mampu menghadirkan pemerintahan yang semakin efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Konawe,” katanya.
Kegiatan orientasi diikuti oleh PPPK dari berbagai perangkat daerah yang terdiri atas formasi tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
Melalui orientasi tersebut, para peserta diharapkan semakin memahami peran strategisnya sebagai pelayan publik, mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja, serta terus meningkatkan kompetensi dalam menjalankan tugas.
Pemerintah Kabupaten Konawe berharap kegiatan ini dapat melahirkan aparatur yang berintegritas, profesional, berkinerja tinggi, serta memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga mampu mendukung terwujudnya Kabupaten Konawe yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. (red)


Tinggalkan Balasan