BOGOR – Anggota Komisi VIII DPR RI Ina Ammania mendorong agar jemaah haji lanjut usia (lansia) yang berangkat bersama keluarga ditempatkan dalam satu syarikah dengan pendampingnya.

Menurut Ina, pemisahan jemaah lansia dari keluarga pendamping dapat mengalihkan tanggung jawab pengawasan kepada jemaah lain dan berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah.

Ina menyampaikan hal itu saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026). Informasi tersebut diberitakan E-Media DPR RI pada Senin (14/9/2026).

“Kalau seandainya memang dia ada keluarganya, seyogianya dalam satu syarikah. Karena bagaimanapun itu tanggung jawab daripada keluarga, bukan jemaah yang lain,” ujar Ina kepada Parlementaria.

Ia meminta Kementerian Haji dan Umrah RI menggabungkan porsi keberangkatan jemaah lansia dan pendampingnya sejak jauh hari, bukan menjelang keberangkatan.