Hasilnya mengejutkan, seekor buaya dengan ukuran yang tidak biasa berhasil menyambar umpan tersebut.
“Panjangnya diperkirakan mencapai 7 meter dengan lebar badan sekitar 1,5 meter. Ini benar-benar ukuran raksasa,” lapor kontributor Perdetik News, Salim Saputra, dari lokasi kejadian di Kolono.
Warga yang menyaksikan penangkapan tersebut meyakini bahwa buaya inilah yang telah menerkam Almarhum Rafli, mengingat ukurannya yang sangat besar dan perilakunya yang sering muncul di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan warga setempat, predator air ini tidak akan dimusnahkan di lokasi.
Rencananya, buaya raksasa tersebut akan segera dievakuasi menuju kawasan konservasi di Rawa Aopa, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan.
“Rencananya akan dibawa ke Rawa Aopa di Angata. Saat ini warga masih menjaga ketat buaya tersebut agar tidak membahayakan masyarakat sekitar yang terus berdatangan karena penasaran,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses pengangkutan buaya tersebut.
Penangkapan ini membawa sedikit kelegaan bagi masyarakat Desa Awunio, meski duka mendalam atas kepergian Almarhum Rafli masih terasa sangat kental. (Salim)



Tinggalkan Balasan