Dalam program tersebut, PT DSSP Power Kendari menanam sebanyak 32.350 bibit berbagai jenis tanaman, mulai dari mahoni, bitti, jambu mete, jengkol, durian hingga pala.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 25.880 pohon tercatat telah tumbuh dengan tinggi lebih dari tiga meter.
Government Relation PT DSSP Power Kendari, Risal Akbar, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa rehabilitasi hutan dan lahan yang dilakukan perusahaan berjalan efektif sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan.
- Ketua Serikat Buruh Kolaka Berty Layuk Bongkar K3 IPIP Pomalaa, Dugaan Pemotongan Upah untuk APD Disorot
- Pernah Tangani Kasus Penghina Jokowi, Ini Rekam Jejak Irjen Himawan Bayu Aji dari Dirtipidsiber Bareskrim hingga Kapolda Sultra
- Yusran Akbar: Anggaran 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Konawe
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat kontribusi dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Rehabilitasi hutan dan lahan bukan hanya kewajiban, tetapi investasi jangka panjang untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Risal dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, penanaman berbagai jenis tanaman produktif di kawasan rehabilitasi diharapkan tidak hanya mempercepat pemulihan fungsi ekologis kawasan hutan dan daerah aliran sungai, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Ke depan, PT DSSP Power Kendari berkomitmen memperkuat berbagai program keberlanjutan yang mencakup rehabilitasi lahan, konservasi keanekaragaman hayati, pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab, serta pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.
Prestasi tersebut semakin mempertegas komitmen PT DSSP Power Kendari sebagai perusahaan pembangkit listrik yang tidak hanya berfokus pada penyediaan energi, tetapi juga berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). (red)



Tinggalkan Balasan