Puncak janji kebijakan yang disampaikan Gubernur adalah sinergi program Desa Nelayan dengan bantuan kepada nelayan dan petani. Bantuan ini secara spesifik berupa perbaikan rumah dengan nilai yang signifikan.
“Program ini akan disinergikan dengan bantuan kepada nelayan dan petani, khususnya bantuan perbaikan rumah dengan nilai hingga Rp50 juta per rumah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Gubernur Andi Sumangerukka.
Komitmen ini menunjukkan bahwa visi Pemprov Sultra menuju Indonesia Emas 2045 didukung oleh kebijakan pemberdayaan ekonomi yang berbasis pada sektor unggulan daerah, yaitu maritim dan pertanian.
Sebelumnya, Ketua Tim Penggerak PKK Sultra, Arinta Andi Sumangerukka, juga telah menyoroti pentingnya pemberdayaan perempuan di sektor ekonomi melalui UMKM. Gubernur berharap, perempuan yang kuat akan melahirkan keluarga tangguh, yang pada akhirnya melahirkan bangsa yang maju dan berdaya saing. (red)



Tinggalkan Balasan