“Buktinya saya datang dan berpakaian sedikit warna kuning. Artinya, Gerindra rasa Golkar,” tuturnya bersenda gurau.
Hadir dalam agenda tersebut Sekretaris Jenderal Partai Golkar yang juga Menteri Perindustrian RI Muhammad Sarmuji, Ketua DPD I Golkar Sultra terlantik La Ode Darwin, politisi senior Ridwan Bae, serta jajaran pengurus kabupaten dan kota se-Sultra.
Di balik kelakar politiknya, Gubernur ASR menegaskan pentingnya menjaga stabilitas politik dan kolaborasi lintas partai dalam mengawal pembangunan daerah. Menurut dia, perbedaan garis partai politik tidak boleh merenggangkan komitmen dalam melayani masyarakat.
“Kita boleh berbeda organisasi partai politik, tetapi perbedaan tersebut seyogianya tidak menjadi halangan bagi kita untuk melangkah bersama dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah. Berbeda partai, kita harus senantiasa berjalan bersama seiring dan seirama menuju satu tujuan yang sama, yakni kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Sultra, lanjut ASR, mengedepankan keterbukaan terhadap kritik serta masukan dari parpol dan konstituen demi perbaikan tata kelola pemerintahan. Ia membeberkan empat fokus prioritas pembangunan daerah saat ini, yaitu sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta ketahanan pangan berbasis agromaritim.
Sementara itu, Sekjen DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengapresiasi keharmonisan hubungan antara Pemprov Sultra dan jajaran partai politik di daerah. Sarmuji mengingatkan pengurus DPD I Sultra yang baru dilantik untuk segera merampungkan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput serta merangkul pemilih muda.
Rangkaian kegiatan pelantikan pengurus DPD I dan II Golkar Sultra tersebut juga diwarnai aksi sosial, antara lain penyerahan 1.000 karung beras bantuan serta program bedah rumah bagi warga Kolaka.
Acara ditutup dengan dua bait pantun dari Gubernur ASR yang menekankan pentingnya menjaga silaturahmi di Bumi Mekongga demi terwujudnya Sultra yang maju dan sejahtera.
Reporter: Lanto
Editor: Ixan



Tinggalkan Balasan