Buton Selatan – Kericuhan antar-dua kelompok pemuda pecah saat acara joget di Desa Wawoangi, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Insiden tersebut menyebabkan tiga remaja mengalami luka, termasuk satu korban yang terkena tikaman senjata tajam.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 00.20 Wita di lapangan voli Dusun Buku, Desa Wawoangi. Keributan diduga dipicu gesekan antara kelompok pemuda dari Dusun Pagala dan Saumolewa menjelang berakhirnya acara.

Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Sunarton, membenarkan insiden itu. Ia mengatakan bentrokan terjadi saat suasana acara mulai memanas.

“Perkelahian terjadi antarakelompok pemuda, mengakibatkan tiga orang mengalami luka akibat penganiayaan, termasuk satu korban yang ditikam menggunakan senjata tajam,” ujarnya melalui keterangan resminya, Selasa (21/4/2026).

Korban pertama berinisial AA (16), mengalami luka tusuk akibat badik. Sementara LAY (20) mengalami luka robek di bagian belakang kepala, dan RD (17) mengalami luka robek di bagian pelipis akibat pukulan.

Polisi menerima laporan terkait kejadian tersebut dan langsung melakukan penyelidikan. Tim Resmob Sat Reskrim Polres Buton bergerak ke lokasi untuk mengamankan sejumlah pemuda yang diduga terlibat.

“Dalam proses penyelidikan, kami mengamankan beberapa orang untuk dimintai keterangan. Salah satu pelaku penikaman yang sempat melarikan diri juga berhasil diamankan di wilayah Kota Baubau,” beber Sunarton.

Hingga Senin malam sekitar pukul 23.00 Wita, polisi telah mengidentifikasi lima orang yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut. Pemeriksaan masih terus dilakukan untuk mendalami peran masing-masing pelaku.

Sunarton memastikan akan menangani kasus ini sesuai prosedur dan terus mengembangkan penyelidikan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.(kendari.info)

67 / 100 Skor SEO