“Perbedaan agama, etnis, budaya, bahasa, maupun status sosial, termasuk perbedaan pendapat dan pandangan politik, tidak boleh menjadi sumber perpecahan. Justru perbedaan ini harus menjadi kekuatan untuk kita terus bersatu, berkolaborasi, dan bergotong royong dalam membangun daerah,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Ia mengajak umat Islam di Sultra mendoakan saudara-saudari yang tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci agar senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, keselamatan, dan kembali ke tanah air dengan selamat serta memperoleh predikat haji mabrur dan mabruroh.
Usai shalat, acara dilanjutkan dengan penyerahan Bantuan Kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia berupa seekor sapi kurban untuk Masjid Darul Mukhlisin di Provinsi Sulawesi Tenggara. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat daerah, khususnya dalam momentum keagamaan seperti Hari Raya Idul Adha.
Selain itu, Gubernur Sultra, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah Provinsi Sultra turut menyerahkan masing-masing hewan kurban untuk Masjid Raya Al-Kautsar Kendari. Penyerahan hewan kurban ini merupakan bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai sosial dan spiritual di tengah masyarakat, sekaligus sebagai simbol kehadiran pemerintah daerah dalam momen-momen penting umat Islam.
Kegiatan berjalan lancar dan penuh khidmat, merefleksikan kehadiran nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama masyarakat dalam setiap momen penting keagamaan maupun sosial kemasyarakatan. (red)



Tinggalkan Balasan