Oleh: Helen Dias Andhini
Di atas peta kerawanan bencana Indonesia yang kompleks, aktivasi posko siaga bukan sekadar ritual administratif saat musim penghujan atau kemarau tiba.
Ia adalah manifestasi nyata dari kesiapsiagaan kita dalam menghadapi ketidakpastian alam. Dalam bentang geografis yang penuh risiko, posko hadir sebagai titik temu—sebuah ruang krusial yang menyatukan data, sumber daya, dan mandat pengambilan keputusan.
Namun, jika kita menyelami lebih dalam ke pusat denyutnya, posko berfungsi jauh melampaui sekadar pusat komando formal. Ia adalah “ruang tamu” lintas sektor; sebuah simpul tempat Pemerintah Daerah, TNI-Polri, BMKG, Basarnas, hingga relawan dan media melebur dalam satu ritme kerja.




Tinggalkan Balasan