KENDARI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat sektor jasa keuangan di Bumi Anoa tetap tumbuh positif hingga Semester I 2026. Penyaluran kredit perbankan mencapai Rp54,61 triliun, sementara jumlah investor pasar modal melonjak 95,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data tersebut disampaikan Kepala OJK Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, dalam kegiatan Media Briefing Triwulan II Tahun 2026 yang dihadiri 62 insan media di Kendari.
Menurut Bismi, kondisi sektor jasa keuangan Sulawesi Tenggara tetap stabil dan resilien meski di tengah tantangan ekonomi global maupun nasional.
“Kondisi industri jasa keuangan di Sulawesi Tenggara masih menunjukkan kinerja yang baik. Fungsi intermediasi perbankan berjalan optimal, kualitas kredit tetap terjaga, dan sektor keuangan terus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
OJK mencatat total penyaluran kredit perbankan hingga Semester I 2026 mencapai sekitar Rp54,61 triliun, sedangkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga masih mengalami pertumbuhan positif.



Tinggalkan Balasan