Nurul berharap kebutuhan anggaran itu dapat dipenuhi melalui optimalisasi penggunaan kembali PNBP sehingga tidak menghambat pelaksanaan program Komdigi pada 2027. Ia juga mengapresiasi peningkatan anggaran untuk lembaga kuasi, meskipun menurutnya alokasi tersebut belum sepenuhnya sesuai kebutuhan.

Menteri Komdigi Meutya Hafidz mengatakan kementeriannya terus berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan mengenai peningkatan porsi penggunaan kembali PNBP. Ia menyebut komunikasi antara kedua kementerian berlangsung intensif dan baik.

Sekretaris Jenderal Komdigi Ismail menjelaskan, porsi pengembalian PNBP kepada Komdigi meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya berada di kisaran 3 persen, kini porsinya disebut telah menuju sekitar 11 persen.

Meski demikian, Ismail mengatakan tambahan PNBP tersebut belum seluruhnya dapat digunakan secara fleksibel karena alokasinya telah diarahkan untuk kebutuhan tertentu oleh Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan. Komdigi kemudian mengusulkan pergeseran anggaran untuk memenuhi kebutuhan yang belum terakomodasi, termasuk operasional dan lembaga kuasi.

Ismail menambahkan, pada 2026 terdapat tambahan pengembalian PNBP hingga 16 persen dari target. Sementara itu, target PNBP Komdigi untuk 2027 juga meningkat. Meutya menegaskan komunikasi dengan Kementerian Keuangan akan dilanjutkan agar penggunaan PNBP untuk kebutuhan Komdigi dapat lebih optimal. Ia juga mengharapkan dukungan Komisi I DPR RI dalam upaya tersebut.

Berita ini disusun berdasarkan laporan E-Media DPR RI yang diterbitkan pada 16 September 2026.

Sumber: E-Media DPR RI — lihat sumber

26 / 100 Skor SEO