Untuk kategori usia 40 tahun ke atas, gelar juara pertama diraih Sultra Warrior, tim binaan Kapolda Sultra. Posisi kedua ditempati Antam Ballers.

Sedangkan kategori 3 versus 3 putra dimenangkan Tim Emanuel C dan kategori putri diraih Tim Baubau. Posisi runner-up masing-masing diraih Tim Emanuel B untuk kategori putra dan Adventure Victorem untuk kategori putri.

Ketua Perbasi Sulawesi Tenggara Yudi Dita Prima mengapresiasi dukungan Kapolda Sultra terhadap perkembangan olahraga basket di daerah.

Menurutnya, Kapolda Sultra Cup menjadi momentum penting bagi Perbasi Sultra untuk kembali menggeliat setelah organisasi tersebut sempat mengalami kevakuman.

“Kapolda Sultra Cup Basketball Competition ini menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi Perbasi Sultra karena Bapak Kapolda memberikan dukungan yang luar biasa terhadap olahraga basket,” ujar Yudi.

Ia berharap turnamen tersebut dapat diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Perbasi Sultra, kata dia, akan memanfaatkan momentum kebangkitan tersebut untuk memperkuat organisasi dan melakukan pembinaan atlet.

“Setelah hampir lima tahun vakum, kini kami kembali aktif dan akan fokus melakukan pembinaan atlet, memperkuat struktur organisasi, serta menjalankan program kerja untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi,” katanya.

Salah seorang atlet Tim CPK Cahaya Prima Kausa, Nugie Said (25), juga mengaku bangga dapat ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Menurut Nugie, turnamen Kapolda Sultra Cup memberikan ruang bagi atlet daerah untuk mengembangkan kemampuan sekaligus meningkatkan pengalaman bertanding.

“Event ini sangat seru dan menjadi kebanggaan bagi kami karena ada turnamen basket sebesar ini di Sulawesi Tenggara,” ungkap Nugie.

Ia mengatakan timnya telah melakukan persiapan selama sekitar satu bulan sebelum mengikuti kompetisi.

Nugie berharap semakin banyak turnamen basket digelar di Sulawesi Tenggara sehingga atlet daerah memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengasah kemampuan dan meraih prestasi.

Penyelenggaraan Kapolda Sultra Cup Basketball Competition 2026 diharapkan menjadi awal baru bagi perkembangan bola basket di Sulawesi Tenggara. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan tersebut juga diarahkan sebagai sarana pembinaan generasi muda agar lebih sehat, disiplin, berprestasi dan menjunjung tinggi sportivitas.

Turnamen ini sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan olahraga serta mendorong terciptanya suasana kebersamaan di Sulawesi Tenggara.