Selain penyuluhan, tim menyerahkan materi edukasi tentang gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi kepada pihak sekolah. Materi tersebut diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan sebagai bahan pembelajaran bagi guru dan siswa.

Kepala SMAN 1 Wawonii Utara mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap kerja sama serupa dapat berlanjut. Pihak sekolah juga mengusulkan adanya kontak atau kanal komunikasi untuk berbagi pengetahuan mengenai penanggulangan bencana.

“Kami berharap ke depan ada kontak atau kanal komunikasi yang dapat menjadi wadah berbagi pengetahuan sehingga setiap tahunnya kami dapat memperoleh informasi untuk disampaikan kepada anak-anak mengenai pentingnya memahami penanggulangan bencana, khususnya gempa bumi dan tsunami,” ujarnya.

Menurut pihak sekolah, keberlanjutan edukasi menjadi salah satu kunci untuk menumbuhkan budaya sadar bencana di lingkungan sekolah. Sinergi antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan sekolah diharapkan dapat membuat kegiatan serupa berlangsung secara berkala.

Informasi ini disampaikan Pemkab Konawe Kepulauan melalui Konkepkab.go.id dalam artikel yang diterbitkan pada 14 Juli 2026.

Sumber: Pemkab Konawe Kepulauan — lihat sumber

15 / 100 Skor SEO