Beruntung, material longsoran dan reruntuhan talut yang ambrol tidak sampai merusak rumah-rumah warga.
“Terkait tanggul (talut) yang jebol, harus cepat mendapat perhatian serius dari pengembang,” ujarnya kepada awak media, Minggu (6/4/2025).
Ia menekankan bahwa perbaikan mendesak diperlukan untuk mencegah potensi bahaya yang lebih besar.
“Ini akan berpengaruh atas keselamatan masyarakat yang ada di sekitar perumahan,” imbuhnya dengan nada tegas.
Guna memastikan respons cepat dari pihak terkait, DPRD Kota Kendari telah meminta Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan Kota Kendari untuk segera berkoordinasi dengan manajemen Perumahan Madinah. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses perbaikan talut yang jebol tersebut.
Lebih lanjut, Rajab Jinik mendesak Perumahan Madinah untuk segera mengambil tindakan nyata dalam waktu dua hingga tiga hari ke depan.
“Jadi dengan rubuhnya tanggul ini, bisa menimbulkan dan mengancam warga kita yang tinggal di sana. Sehingga sebelum ada korban jiwa, masalah ini harus cepat dituntaskan, karena ini tanggung jawab dari perumahan,” jelasnya. (Red)



Tinggalkan Balasan