Menurut dia, para menteri dari Golkar diharapkan ikut memiliki tanggung jawab terhadap peningkatan jumlah kursi partai di parlemen.

“Beliau ingin memberi contoh menteri lain dari Golkar agar ikut bertanggungjawab terhadap kenaikan kursi di Parlemen,” kata Sarmuji.

Pernyataan mengenai Bahlil tidak maju sebagai calon presiden sebelumnya juga muncul dalam pernyataan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Saat menghadiri acara HUT ke-28 PAN di Jakarta pada Jumat (18/9/2026), Zulhas menyebut dirinya dan Bahlil kemungkinan tidak maju dalam Pilpres 2029. Pernyataan itu disampaikan dalam konteks candaan politik saat membicarakan dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu, rencana Bahlil maju sebagai caleg dari Papua bukan sepenuhnya informasi baru. Pada Februari 2026, Sarmuji juga pernah menyampaikan bahwa Golkar akan mendorong Bahlil menjadi calon anggota legislatif pada Pemilu 2029.

Bahlil sendiri saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Di tengah persiapan menuju Pemilu 2029, Golkar juga tengah terlibat dalam pembahasan berbagai isu politik dan kepemiluan. Salah satunya terkait parliamentary threshold.

Pada 17 September 2026, Bahlil menyebut terdapat pembicaraan lintas partai mengenai ambang batas parlemen dengan berbagai usulan angka. Ia menyebut angka 5 persen sebagai salah satu angka yang dinilai ideal, namun pembahasan tersebut masih menjadi bagian dari dinamika politik dan belum menjadi ketentuan Pemilu 2029.

Dengan adanya pernyataan terbaru Sarmuji, arah politik Bahlil menuju Pemilu 2029 kini disebut lebih difokuskan pada perebutan kursi legislatif, khususnya dari Papua.

Namun, keputusan pencalonan secara resmi tetap akan mengikuti mekanisme internal partai dan tahapan penyelenggaraan Pemilu 2029. (red)

15 / 100 Skor SEO