Hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah yang berinisial AM belum memberikan tanggapan resmi. Upaya konfirmasi melalui panggilan telepon maupun pesan singkat WhatsApp belum mendapatkan respons.

Kasus ini menambah daftar panjang tantangan moralitas dan pengawasan di lingkungan institusi pendidikan di Sulawesi Tenggara. Para orang tua dan praktisi pendidikan berharap Dinas Pendidikan Provinsi Sultra segera turun tangan untuk memediasi polemik ini agar proses belajar mengajar kembali kondusif dan asas keadilan dapat ditegakkan. (RED)

5 / 100 Skor SEO