Setelah mendapat informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi. Kedua korban kemudian dijemput dan dievakuasi ke Poleang.

Keduanya tiba di Puskesmas Poleang sekitar pukul 01.00 Wita untuk mendapatkan pemeriksaan.

Darmasin dan Dicky diketahui merupakan warga Pulau Sagori, Desa Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat. Dicky merupakan cucu Darmasin.

Dengan ditemukannya kedua korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi dihentikan. Seluruh personel dan unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Kolaka, Polsek Poleang, Polair Bombana, Pos TNI AL Bombana, Puskesmas Poleang, nelayan dari Sagori dan Poleang, serta keluarga korban.

Tim menggunakan sejumlah peralatan dalam pencarian, di antaranya Rescue Carrier, RIB, kapal nelayan, longboat, Aquaeye, peralatan medis dan evakuasi SAR, serta perangkat komunikasi.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 13.00 Wita. Saat itu Darmasin pergi memancing bersama anak dan cucunya menggunakan dua longboat.

Darmasin dan Dicky berada dalam satu longboat, sementara anak Darmasin menggunakan longboat lainnya.

Sekitar pukul 13.30 Wita, longboat yang digunakan anak Darmasin sempat singgah di Sikeli untuk memberikan ikan kepada keluarga. Setelah itu, ia kembali melanjutkan aktivitas memancing.

Darmasin dan Dicky terakhir terlihat oleh anaknya sekitar pukul 17.00 Wita. Saat itu posisi mereka diperkirakan berada sekitar 2 NM dari Pulau Basa.

Biasanya, Darmasin kembali ke Pulau Sagori pada keesokan harinya. Namun hingga Minggu (13/9) pukul 10.00 Wita, ia bersama Dicky belum juga kembali.

Keluarga dan masyarakat kemudian melakukan pencarian secara mandiri. Karena belum menemukan keberadaan keduanya, informasi tersebut kemudian diteruskan kepada tim SAR.

Pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah keberadaan kedua korban diketahui dari informasi seorang nelayan.

Saat ditemukan, keduanya berada di sekitar pesisir Pulau Basa dan memilih tetap menjaga perahu mereka hingga tim SAR datang menjemput.

Berdasarkan informasi BMKG, kondisi cuaca saat itu cerah, dengan angin sekitar 12 kilometer per jam dari arah timur laut dan tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1,25 meter.

Operasi SAR pun ditutup setelah Darmasin dan Dicky berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

14 / 100 Skor SEO