KENDARI, perdetiknews.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Asosiasi Ojek Online Kota Kendari (ASOKA). Langkah ini diambil untuk memperluas jangkauan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal, khususnya para pengemudi ojek online (ojol) yang menghadapi risiko tinggi di jalan raya setiap harinya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Tenggara, Luky Julianto, menjelaskan bahwa pengemudi ojol termasuk dalam kategori pekerja sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU). Karena mobilitas mereka yang tinggi di jalanan, kelompok pekerja ini sangat rentan terhadap risiko kecelakaan kerja sehingga perlindungan jaminan sosial menjadi hal yang krusial.

“Pengemudi ojek online menghadapi risiko yang tinggi saat bekerja di jalan. Melalui program BPJS Ketenagakerjaan ini, kami ingin memastikan mereka bisa bekerja dengan tenang dan tanpa rasa cemas, karena seluruh risiko kerja mereka telah dialihkan kepada jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Luky dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).

Luky menambahkan, para pekerja transportasi ini bisa mendapatkan bentuk perlindungan yang besar dan komprehensif dengan nilai iuran yang sangat terjangkau. Saat ini, pemerintah tengah memberikan kebijakan keringanan iuran mulai dari Rp8.400 per bulan. Program keringanan ini berlaku hingga Desember 2026 secara umum, dan khusus untuk pekerja sektor transportasi diperpanjang sampai dengan Maret 2027.

Manfaat nyata dari kepesertaan ini mencakup penanganan medis tanpa batas jika terjadi kecelakaan kerja. Seluruh biaya perawatan di rumah sakit akan ditanggung penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan sampai pasien dinyatakan sembuh total, sesuai dengan indikasi medis yang ada.

“Selain itu, jika terjadi risiko meninggal dunia, ahli waris dipastikan menerima santunan kematian. Tidak hanya itu, ada juga bantuan beasiswa pendidikan untuk maksimal dua orang anak yang diberikan sesuai ketentuan, sehingga masa depan dan kelangsungan pendidikan mereka tetap terjamin,” kata Luky merincikan.

Di akhir penjelasannya, pihak BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Tenggara turut menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada ASOKA atas dukungan penuh mereka terhadap perluasan program ini.

Melalui sinergi bersama komunitas ojol di Kota Kendari ini, diharapkan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya jaminan sosial dapat menular ke sektor pekerja informal lainnya di Sultra. Dengan begitu, lingkungan kerja yang nyaman, tenang, dan sejahtera bagi seluruh lapisan pekerja di wilayah tersebut dapat segera tercipta. (PDN)

55 / 100 Skor SEO