KENDARI — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menggelar uji kompetensi (job fit) bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Eselon II pada Selasa (21/7/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari agenda perombakan dan penyegaran birokrasi di lingkup Pemprov Sultra.
Sebanyak 21 pejabat dipanggil untuk mengikuti tahapan wawancara pendalaman guna memperebutkan dan mengisi posisi kepala di lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis.
Kepala Bidang Kedudukan Hukum, Disiplin, dan Kesejahteraan Pegawai/Pengembangan BKD Sultra, Ashadi Agus, membenarkan dimulainya proses uji kompetensi tersebut.
“Iya, Pak. Sementara berlangsung wawancara pendalaman bakal calon OPD, Pak,” ujar Ashadi Agus saat dikonfirmasi, Selasa (21/7/2026).
Ashadi Agus membeberkan bahwa uji kompetensi kali ini difokuskan pada lima posisi instansi penting di lingkungan Pemprov Sultra, yakni:
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga
Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM)
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
Dinas Kelautan dan Perikanan
Meski memastikan jumlah peserta mencapai 21 orang, Ashadi Agus belum memberikan rincian terkait identitas para pejabat yang ikut serta. Ia juga belum membeberkan apakah terdapat peserta dari jajaran pemerintah kabupaten/kota di Sultra yang turut mendaftar.
Saat ditanya mengenai jadwal pengumuman hasil job fit usai tahap wawancara pendalaman selesai, pihak BKD mengaku belum bisa memastikan.
“Belum tahu juga, apakah langsung diumumkan atau tidak,” ungkapnya.

Sebelumnya, rencana pelaksanaan job fit ini telah dibahas dalam rapat persiapan internal. Uji kompetensi ini menjadi instrumen evaluasi kinerja sekaligus penyegaran struktur organisasi agar roda pemerintahan Pemprov Sultra berjalan lebih optimal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi apakah tahapan wawancara pendalaman tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara atau sepenuhnya diserahkan kepada tim Panitia Seleksi (Pansel). (red)




Tinggalkan Balasan