Jakarta – Kasus pengembalian amplop berisi uang oleh Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) memicu sorotan tajam publik.
Sorotan ini mencuat setelah kronologi pengembalian amplop tersebut dinilai memiliki jeda waktu yang cukup lama sejak pertama kali diterima.
Berdasarkan informasi dari tangkapan layar pemberitaan media yang beredar di media sosial, Menhut Raja Juli Antoni mengembalikan amplop tersebut pada 12 Juni pukul 14.57 WIB.
- Prof Gema Goeyardi Ungkap Dugaan Dana Makar Rp50 Triliun di Balik Penyadapan Presiden Prabowo
- Pernah Tangani Kasus Penghina Jokowi, Ini Rekam Jejak Irjen Himawan Bayu Aji dari Dirtipidsiber Bareskrim hingga Kapolda Sultra
- PT ANI, PT AMI hingga PT AMID Masuk Penyidikan, Kejagung Ungkap Dugaan Korupsi Nikel Sultra
Aksi pengembalian ini tercatat dilakukan 17 hari sebelum Bupati Kuansing terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Namun, lini masa pengembalian ini mengundang kritik dari netizen dan konten kreator, salah satunya Mohammad Ihsan. Melalui video ulasannya di media sosial, ia mempertanyakan mengapa amplop tersebut tidak langsung ditolak di tempat.



Tinggalkan Balasan