KENDARI – Subdit III Ditkrimum Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Unit Resmob berhasil menggulung komplotan spesialis pencurian kabel tembaga trafo milik PLN yang kerap memicu pemadaman listrik massal di Kota Kendari. Dalam operasi ini, polisi mengamankan lima orang pelaku beserta puluhan kilogram tembaga hasil curian.
Kanit Resmob Subdit III Jatanras Polda Sultra, IPTU Bangga P. Sidauruk, S.Tr.K., M.H., mengungkapkan bahwa penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah akibat gangguan distribusi listrik yang terjadi secara tiba-tiba di berbagai wilayah.
“Tim Opsnal Resmob melaksanakan serangkaian penyelidikan berdasarkan informasi aktivitas pemotongan kabel trafo yang mengakibatkan pemadaman listrik di beberapa wilayah Sulawesi Tenggara,” ujar IPTU Bangga dalam keterangannya, Senin malam.
- Prof Gema Goeyardi Ungkap Dugaan Dana Makar Rp50 Triliun di Balik Penyadapan Presiden Prabowo
- Pernah Tangani Kasus Penghina Jokowi, Ini Rekam Jejak Irjen Himawan Bayu Aji dari Dirtipidsiber Bareskrim hingga Kapolda Sultra
- PT ANI, PT AMI hingga PT AMID Masuk Penyidikan, Kejagung Ungkap Dugaan Korupsi Nikel Sultra
Berdasarkan hasil analisa rekaman CCTV dan pengembangan di lapangan, petugas mengidentifikasi bahwa komplotan ini telah beraksi di sedikitnya 16 lokasi gardu trafo. Lokasi-lokasi tersebut mencakup area vital di Kota Kendari, antara lain:
Area Abeli, Pasaeno, dan Sao-Sao: Mencakup pencurian berulang di Gardu Abeli (4/4/2026), Gardu Pasaeno (6/4/2026), dan Gardu Sao-Sao (7/4/2024).



Tinggalkan Balasan