Kepala Bulog Sultra, Sitti Mardati Saing, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini.
Ia berharap program ini dapat memperkuat ketahanan pangan di Sulawesi Tenggara sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini tidak hanya membantu UMKM memasarkan hasil panen petani, tetapi juga mendukung inisiatif sosial seperti penyediaan makanan bergizi gratis bagi masyarakat kurang mampu,” ujarnya.
Sebagai tahap awal, kolaborasi ini akan melibatkan 50 UMKM RPK di Kota Kendari. Dalam jangka panjang, program tersebut akan diperluas ke seluruh wilayah Sultra.
“Bulog memiliki lima cabang dan 13 gudang yang siap mendukung ekspansi program ini. Kami fokus pada tiga komoditas utama: beras, gula pasir, dan minyak goreng, dengan peluang menambahkan komoditas lain di masa mendatang,” tambah Sitti.
Sebagai pilot project, program ini menjadi langkah awal menjadikan RPK tidak hanya sebagai penyedia kebutuhan pangan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi berbasis UMKM.
Dengan dukungan fasilitas Bulog, sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang lebih inklusif.
Kolaborasi ini pun menjadi bukti nyata bagaimana Kadin dan Bulog menghadirkan solusi bagi ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. (*)



Tinggalkan Balasan