Daerah

Bukan Layanan Dua Hari, SPBU Langara Jelaskan Sistem Pengiriman BBM ke DPRD Konkep

582
×

Bukan Layanan Dua Hari, SPBU Langara Jelaskan Sistem Pengiriman BBM ke DPRD Konkep

Sebarkan artikel ini
DPRD Konkep Soroti Layanan SPBU Langara, Manajemen Beri Klarifikasi

LANGARA,  – Tingginya aktivitas masyarakat Konawe Kepulauan (Konkep) menuntut maksimalnya layanan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Langara.

Belum lama ini, sorotan dilayangkan anggota DPRD Konkep agar fasilitas SPBU Langara dilengkapi dengan penyediaan nozzle otomatis, mengingat selama ini pengisian masih dilakukan secara manual. Anggota dewan juga meminta karyawan SPBU mengenakan atribut sebagaimana lazimnya SPBU pada umumnya.

Pihak DPRD Konkep telah melakukan kunjungan lapangan di SPBU Kompak Yudafia Energi Pratama yang terletak di jalan poros perkantoran bupati, Senin (14/7). “Rekomendasi dewan Konkep yaitu tingkatkan layanan dengan menyediakan pengisian secara otomatis serta karyawannya menggunakan atribut lengkap.

Jika ini tidak dipenuhi maka ada konsekuensi,” tegas Asbul Bachri, anggota DPRD Konkep yang diamini anggota Komisi II lainnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, pihak manajemen SPBU Kompak Langara mengapresiasi masukan dari DPRD Konkep. Mereka mengakui bahwa fasilitas nozzle atau dispenser yang langsung mengisi ke tangki kendaraan memang belum tersedia.

Namun, Manager SPBU Langara, Ila, menjelaskan bahwa alat tersebut telah lama dipesan dan sudah tiba di lokasi Pertamina Langara, hanya saja masih dalam proses pemasangan oleh teknisinya. Ia memastikan, meskipun masih manual, pelayanan tetap berjalan dengan karyawan yang berpakaian lengkap seperti SPBU lainnya.

Terkait sorotan bahwa SPBU hanya melayani dua hari saja, Ila menampik hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa jatah BBM untuk SPBU Langara hanya masuk dua kali dalam sebulan. “Jumlah kuota dalam sebulan yaitu 80 KL untuk jenis Pertalite dan 20 KL Bio Solar. Kuota ini dibagi dua dalam sebulan, tidak datang sekaligus. Dan ini dikirim dari depot Kota Kendari,” terang Ila.

Darsan, penanggung jawab lapangan SPBU, menambahkan bahwa pada tahap pertama, BBM masuk 40 KL Pertalite dan 16 KL Bio Solar. “Kami melakukan penjualan setiap harinya. Data penjualan kami dalam sehari, mulai dari pagi sampai sore hari untuk produk Pertalite terjual 6 sampai 7 KL.

Lagi Viral, Baca Juga  Upaya PT Gema Kreasi Perdana (GKP) Membangun Ekonomi Daerah dengan Pemberdayaan Pemuda

Sehingga dengan jumlah BBM hanya 40 KL setiap tahapnya, hanya bisa bertahan seminggu lebih. Sisanya menunggu lagi kiriman BBM,” jelas Darsan usai mendampingi kunjungan kerja dewan Konkep. Layanan dibuka sejak pagi, istirahat siang, dan dilanjutkan penjualan hingga sore hari. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!