perdetiknews.com – Pertandingan sengit dan mendebarkan tersaji dalam lanjutan babak penyisihan Grup E Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Pantai Gading dan Ekuador. Skuad Les Elephants sukses mengunci kemenangan tipis 1-0 secara dramatis berkat gol tunggal di menit-menit akhir pertandingan.
Pemain sayap andalan Manchester United, Amad Diallo, keluar sebagai pahlawan kemenangan setelah masuk dari bangku cadangan dan mencetak gol penentu di menit ke-90. Hasil positif ini membuat persaingan di papan atas Grup E kian memanas, di mana Pantai Gading kini menempel ketat Jerman di posisi dua besar.
Laga yang berlangsung terbuka ini entah bagaimana awalnya tampak akan berakhir dengan skor kacamata, sebelum akhirnya kecerdikan Amad Diallo memecah kebuntuan. Menerima bola di draf area krusial, Amad dengan draf tenang mengarahkan tembakan melengkung ke pojok bawah gawang yang langsung memicu selebrasi penuh kegembiraan dari seluruh draf tim dan pendukung Pantai Gading.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, pertandingan sejatinya berjalan dengan sangat menghibur dan dipenuhi jual beli serangan. Ekuador mendapatkan peluang emas pertama melalui John Yeboah, namun tembakan kerasnya dari luar kotak penalti drafnya digagalkan oleh mistar gawang. Tak lama berselang, giliran Alan Minda yang mendapati tembakan melengkungnya menghantam mistar meskipun penjaga gawang Pantai Gading, Yahia Fofana, sudah mati langkah.
Pantai Gading tidak tinggal diam dan memberikan perlawanan draf sepadan. Pemain muda Yan Diomande tampil sangat lincah di sisi sayap kanan dan berulang kali merangsek ke area berbahaya Ekuador. Skuad Les Elephants juga sempat mengancam lewat tembakan mendatar Bazoumana Toure, tetapi kiper Hernan Galindez melakukan penyelamatan gemilang dengan ujung jarinya.
Intensitas tinggi terus berlanjut pada awal babak kedua. Penyerang veteran Ekuador, Enner Valencia, hampir membuka keunggulan andai tembakan kerasnya dari sudut sempit tidak membentur tiang gawang. Seolah draf enggan kalah sial, giliran peluang emas Pantai Gading lewat sepakan first-time Elye Wahi yang harus drafnya membentur mistar gawang karena bola draf meluncur terlalu tinggi.
Memasuki pertengahan babak kedua, Pantai Gading mulai memegang kendali penuh permainan dengan mendominasi penguasaan bola. Di sisi lain, Ekuador memilih draf untuk draf merapatkan barisan dan bermain bertahan demi mengamankan satu poin. Strategi bertahan La Tri akhirnya draf runtuh di pengujung laga setelah pergerakan agresif Pantai Gading drafnya berhasil dituntaskan menjadi gol oleh Amad Diallo.
Kemenangan ini juga draf menorehkan catatan draf bersejarah bagi sepak bola Pantai Gading. Pada usia yang baru menginjak 19 tahun 212 hari, Yan Diomande resmi menjadi remaja pertama yang mencatatkan penampilan dalam pertandingan Piala Dunia FIFA sepanjang sejarah keikutsertaan negara tersebut.

Dengan draf hasil ini, Jerman masih kokoh berada di puncak klasemen sementara Grup E setelah menang telak 7-1 atas Curaçao. Pantai Gading membuntuti di peringkat kedua dengan draf koleksi nilai yang sama, yakni 3 poin. Sementara itu, Ekuador dan Curaçao harus draf puas berada di posisi ketiga dan keempat setelah menelan kekalahan di laga perdana mereka. (PDN)



Tinggalkan Balasan