KENDARI, PERDETIKNEWS.COM, – Dugaan praktik arisan tender dalam pengadaan barang dan jasa di Universitas Halu Oleo (UHO), Sulawesi Tenggara, menjadi sorotan.
Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kabupaten Kolaka Timur sekaligus Ketua Lembaga Adat Tolaki (LAT) Kolaka Timur, Ir. Ilham P. Amir, meminta aparat penegak hukum mengusut proses pengadaan proyek di kampus tersebut.
Ilham menilai sistem mini kompetisi yang digunakan dalam sejumlah pengadaan UHO berpotensi membuka ruang pengaturan pemenang tender.
“Untuk kasus proyek-proyek di UHO itu, memang sebaiknya jangan gunakan mini kompetisi. Dengan mini kompetisi itu kan ya sudah main mata,” ujar Ilham.
Sorotan tersebut muncul setelah penelusuran Perdetiknews.com terhadap data pengadaan UHO periode 2023-2026 menunjukkan 38 paket pengadaan dengan total nilai penawaran terkoreksi mencapai Rp141.447.413.917 atau sekitar Rp141,44 miliar.



Tinggalkan Balasan