KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Regional Sulawesi Tahun 2026 yang berlangsung di Same Hotel Kendari, Kamis (11/6/2026). Forum strategis ini digelar untuk menyelaraskan arah kebijakan, memperkuat sinergi, serta mengintegrasikan pembangunan antardaerah di seluruh wilayah Pulau Sulawesi.

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra menyampaikan apresiasi tinggi serta ucapan selamat datang kepada seluruh delegasi se-Sulawesi yang hadir di Bumi Anoa. Ia menegaskan bahwa Musrenbang Regional merupakan wadah krusial untuk menyinkronkan program kerja antara pemerintah pusat dan daerah demi kemajuan kawasan yang berkelanjutan.

Pada tahun ini, Musrenbang Regional Sulawesi mengusung tema “Akselerasi Pembangunan Berkualitas yang Inklusif dan Berkelanjutan melalui Hilirisasi, Konektivitas, dan Pariwisata untuk Kemajuan Regional Sulawesi”. Menurut Andi Sumangerukka, tema tersebut menjadi cerminan komitmen bersama dalam memacu pertumbuhan ekonomi yang tinggi namun tetap merata di semua lapisan masyarakat.

Gubernur memaparkan bahwa Pulau Sulawesi dianugerahi potensi sumber daya alam (SDA) yang sangat melimpah, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, pertambangan, kelautan dan perikanan, hingga pariwisata. Guna memaksimalkan potensi tersebut, kebijakan hilirisasi mutlak diperlukan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas dan memperkuat kesejahteraan lokal.

“Penerapan kebijakan hilirisasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah hasil sumber daya alam sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat. Selain itu, pembangunan konektivitas antarwilayah juga perlu terus ditingkatkan guna memperlancar arus barang, jasa, dan mobilitas masyarakat serta mengurangi kesenjangan pembangunan antardaerah,” ujar Andi Sumangerukka.