Sementara itu, Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengapresiasi tinggi lompatan inklusi keuangan di Kendari yang tercatat telah menembus 60.819 rekening SimPel.
“Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi menunjukkan semangat menabung yang mulai tumbuh di kalangan pelajar. Yang lebih penting, rekening tersebut harus terus aktif secara rutin,” ujar Bismi.
Ia menambahkan, pemahaman finansial sejak dini sangat penting agar generasi muda terhindar dari maraknya ancaman era digital seperti investasi bodong, pinjaman online (pinjol) ilegal, hingga judi online.
Dukungan penuh juga disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Edwin Permadi. Selain mengedukasi gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, BI Sultra mengumumkan rencana kolaborasi berikutnya dengan Pemkot Kendari lewat gelaran Maimo Festival pada awal Agustus mendatang.
Di sisi keamanan, Kepala Kantor Perwakilan LPS Wilayah Sulawesi Maluku Papua, Fuad Zain, memastikan masyarakat dan para pelajar tak perlu khawatir menabung di bank.
“Cakupan penjaminan LPS di Sulawesi Tenggara sudah mencapai 99,98%. Kita harapkan dengan adanya penjaminan simpanan LPS, masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi,” jelas Fuad.
Melalui sinergi lintas instansi ini, Pemkot Kendari optimistis budaya menabung dapat membentengi generasi muda dari perilaku konsumtif sekaligus mencetak SDM yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (red)



Tinggalkan Balasan