Kendari – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bergerak cepat menyalurkan bantuan sosial bagi korban banjir akibat luapan Sungai Wanggu. Bantuan menyasar warga serta sejumlah personel kepolisian yang ikut terdampak di Lorong Syek Alwi, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Aksi kemanusiaan yang berlangsung pada Selasa (12/5/2026) siang tersebut dipimpin langsung oleh Kabagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Sultra, Kompol Jumardin, mewakili Dirresnarkoba Polda Sultra.

“Kegiatan bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian Ditresnarkoba Polda Sultra terhadap personel maupun masyarakat yang terdampak banjir, sekaligus upaya meringankan beban korban di tengah kondisi cuaca yang masih belum menentu,” tulis keterangan resmi Ditresnarkoba Polda Sultra, Selasa (19/5/2026).

Menariknya, musibah banjir ini rupanya ikut merendam kediaman anggota Korps Bhayangkara sendiri. Tercatat ada dua personel Ditresnarkoba Polda Sultra yang ikut menjadi korban ketukan air, yakni Aipda Irvan dan Ipda Taufiq. Bantuan pun diserahkan secara merata kepada personel tersebut dan warga sipil di sekitar bantaran sungai.

Adapun logistik yang diterjunkan ke lokasi fokus pada pemenuhan kebutuhan pokok mendesak (emergency). Petugas mendistribusikan ratusan paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, telur, air minum kemasan, hingga mi instan.

Selain menyalurkan logistik, tim Ditresnarkoba juga melakukan monitoring berkala terkait debit air di lokasi kejadian. Berdasarkan pantauan visual terakhir di lapangan, kondisi genangan banjir dilaporkan sudah berangsur-angsur surut.

Ketinggian air yang sebelumnya sempat ekstrem hingga mencapai setinggi leher orang dewasa, kini mulai turun dan berada di kisaran setinggi perut orang dewasa.

Meski tren air mulai surut, warga diimbau untuk tetap waspada dan mengamankan barang-barang berharga mengingat intensitas curah hujan di wilayah Kota Kendari dan sekitarnya masih fluktuatif dalam beberapa hari terakhir.

48 / 100 Skor SEO