Kendari – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kendari telah menyusun rencana besar untuk tahun anggaran 2026. Tak main-main, anggaran miliaran rupiah disiapkan untuk memperkuat publikasi kegiatan pemerintah hingga penyediaan infrastruktur internet di Kota Lulo.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP yang dilihat perdetiknews.com, Jumat (17/4/2026), terdapat puluhan paket pengadaan jasa lainnya yang fokus pada kerjasama media dan informasi publik.

Salah satu paket yang mencuri perhatian adalah Belanja Kawat/Faksimili/Internet/TV Berlangganan dengan kode RUP 63242214. Paket ini memiliki pagu anggaran fantastis mencapai Rp 2,12 miliar. Anggaran ini dialokasikan untuk penyediaan Internet Dedicated 1:1 sebesar 500 Mbps hingga jaringan Metro.

Tak hanya soal infrastruktur, Diskominfo Kendari juga tampak jor-joran dalam merangkul media massa. Terdapat paket “Kerjasama Media” dengan total pagu Rp 500 juta untuk lima paket pekerjaan.

Pemerintah Kota Kendari juga membagi segmentasi publikasinya secara detail. Untuk memperluas jangkauan ke level pusat, tersedia paket Liputan dan Publikasi Media Nasional senilai Rp 100 juta.

Ada pula anggaran khusus untuk memotret geliat di tingkat akar rumput, seperti publikasi kegiatan di Kecamatan Mandonga dan Puwatu dengan pagu Rp 100 juta. Uniknya, Diskominfo juga menyiapkan anggaran khusus untuk konten religi melalui paket “Kerjasama Media – Siar Ramadhan” sebesar Rp 30 juta.

Berikut beberapa rincian paket kerjasama media lainnya:

  • Liputan Publikasi Kegiatan Kepala Daerah: Rp 100.000.000

  • Publikasi Media Online (Berbagai Seri): @Rp 30.000.000

  • Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, dan Pemotretan: Rp 100.800.000

  • Belanja Iklan Media Cetak: Rp 30.000.000

Bagi pemilik media atau penyedia jasa yang ingin ‘mencicipi’ kue APBD ini, ada syarat mutlak yang harus dipenuhi. Seluruh metode pemilihan dilakukan melalui E-Purchasing. Artinya, penyedia jasa wajib terdaftar dan menayangkan produknya di E-Katalog lokal maupun nasional.

Selain itu, paket-paket ini diprioritaskan untuk Produk Dalam Negeri (PDN) dan pelaku Usaha Kecil/Koperasi. Jadwal pemilihan penyedia sebagian besar sudah dimulai sejak Januari hingga April 2026, dengan pelaksanaan kontrak yang rata-rata berakhir pada Desember 2026.

Langkah masif Diskominfo ini diharapkan mampu meningkatkan keterbukaan informasi publik dan memastikan setiap program kerja Pemerintah Kota Kendari tersampaikan dengan baik ke seluruh lapisan masyarakat. (Perdetik)

64 / 100 Skor SEO