Kendari — Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Tenggara terus mempercepat pemerataan infrastruktur kawasan pesisir. Melalui APBD Tahun Anggaran 2026, instansi tersebut mengalokasikan anggaran untuk proyek strategis pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Kampung Nelayan Merah Putih di dua wilayah, yakni Kabupaten Buton Utara dan Kabupaten Bombana.
Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Provinsi Sultra, proyek pertama mencakup PSU Kampung Nelayan Merah Putih Kab. Buton Utara (Kode Tender: 10150978000 / ID RUP: 65055600) dengan nilai pagu paket sebesar Rp 533.845.000,00 dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp 533.844.000,00. Proyek dengan jenis kontrak harga satuan ini ditujukan khusus untuk kualifikasi usaha kecil, dengan persyaratan kepemilikan SBU BS001 yang masih berlaku.
Sementara itu, proyek kedua difokuskan untuk PSU Kampung Nelayan Merah Putih Kab. Bombana (Kode Tender: 10150970000 / ID RUP: 65054911) yang berlokasi di Poleang Tenggara. Paket pekerjaan konstruksi ini memiliki nilai pagu anggaran sebesar Rp 927.788.940,00 dengan HPS senilai Rp 741.983.000,00. Persyaratan kualifikasi teknis dan legalitas untuk wilayah Bombana mewajibkan kepemilikan SBU SIO03 atau BS001 serta NIB yang masih berlaku.
Kedua proyek konstruksi ini menggunakan metode seleksi Tender – Pascakualifikasi Satu File – Harga Terendah Sistem Gugur tanpa reverse auction. Saat ini, tahapan tender untuk proyek di Bombana sedang berada pada fase penting, yakni proses pembukaan dokumen penawaran serta evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga yang berlangsung hingga akhir Juli 2026.
Berdasarkan jadwal resmi tahapan tender Bombana, proses pembuktian kualifikasi dijadwalkan pada 30 Juli 2026, yang disusul dengan penetapan dan pengumuman pemenang pada 31 Juli 2026. Rangkaian pengadaan ini nantinya akan ditutup dengan penandatanganan kontrak yang dijadwalkan pada 10 hingga 21 Agustus 2026.
Kehadiran infrastruktur PSU Kampung Nelayan Merah Putih di Buton Utara dan Poleang Tenggara, Bombana, diharapkan mampu mendongkrak kualitas lingkungan permukiman pesisir, memberikan kenyamanan fasilitas dasar, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan secara berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.
Sumber: Seluruh informasi data tender, pagu anggaran, HPS, hingga jadwal tahapan pengadaan di atas bersumber secara resmi dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) / Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Provinsi Sulawesi Tenggara melalui laman spse.inaproc.id/sultraprov/. (red)




Tinggalkan Balasan