Namun, dalam informasi evaluasi yang tersedia, terdapat catatan terhadap sejumlah peserta.
Untuk CV Radikal Rahmad Pratama, dokumen evaluasi mencantumkan alasan bahwa peralatan dump truck yang ditawarkan tidak laik operasi secara administrasi.
Catatan serupa juga tercantum untuk PT Dermawan Raya Perkasa, yakni peralatan dump truck yang ditawarkan disebut tidak laik operasi secara administrasi.
Sementara itu, CV Dzaky Shalih Pratama tercatat memiliki catatan berbeda, yakni tidak melampirkan Sertifikat Laik Operasi (SLO) peralatan AMP.
Dengan demikian, harga penawaran yang lebih rendah dari pagu bukan satu-satunya aspek dalam proses evaluasi. Peserta tetap harus memenuhi persyaratan administrasi, legalitas dan teknis sebagaimana ditetapkan dalam dokumen tender.
Untuk paket ini, kualifikasi usaha yang dipersyaratkan adalah usaha kecil, dengan bidang usaha yang tercantum sebagai BS001 Konstruksi Bangunan Sipil Jalan. Peserta juga diwajibkan memenuhi persyaratan perpajakan, legalitas perusahaan, pakta integritas serta persyaratan teknis lainnya.
Persyaratan teknis antara lain mengharuskan peserta memiliki pengalaman pekerjaan konstruksi dalam empat tahun terakhir serta memperhitungkan Sisa Kemampuan Paket (SKP).
Paket pekerjaan tersebut memiliki waktu pelaksanaan 90 hari kalender sebagaimana tercantum dalam uraian pekerjaan yang menjadi dasar tender.
Saat ini proses tender telah memasuki masa sanggah. Artinya, proses pengadaan belum berakhir dan masih terdapat tahapan sesuai mekanisme pengadaan sebelum pekerjaan dapat dilaksanakan.
Dokumen tender mencatat lokasi pekerjaan berada di Kabupaten Kolaka Utara, sementara instansi yang menangani paket tersebut adalah Satuan Kerja Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sulawesi Tenggara.
Perkembangan selanjutnya akan menentukan penyedia yang memenuhi seluruh persyaratan dan dapat melanjutkan ke tahapan kontrak sesuai ketentuan pengadaan.
Sumber: SPSE



Tinggalkan Balasan