KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah. Sebanyak tujuh perjanjian pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) resmi ditandatangani melalui mekanisme pinjam pakai dan sewa, Selasa (28/7/2026).

Dari tujuh perjanjian tersebut, enam merupakan perjanjian pinjam pakai, sementara satu lainnya berupa perjanjian sewa kawasan eks Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang kini resmi dikelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sultra.

Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Aquarium Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sultra dan disaksikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Sultra, Muhammad Fadlansyah.

Melalui perjanjian tersebut, Perumda Sultra memperoleh hak pengelolaan kawasan eks MTQ selama dua tahun dengan kewajiban menjaga kebersihan, keamanan, pemeliharaan, serta kelestarian aset milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Tenggara, Umikun Latifah, S.KM., M.Si, melalui Kasubid Aset BPKAD Sultra, Fitrah, menjelaskan bahwa mekanisme pemanfaatan aset daerah disesuaikan dengan status lembaga yang memanfaatkan aset tersebut.