Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Kota Kendari, Zulham Damu, menegaskan komitmennya untuk mendukung perjuangan para tenaga honorer. Komisi 1, yang membidangi masalah masyarakat, bersama dengan Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM), bertekad untuk menyelesaikan masalah tersebut.
“Insya Allah kami akan tuntaskan semua, kami akan terus berkoordinasi,” ujarnya penuh keyakinan.
Zulham juga menambahkan bahwa koordinasi dengan pihak yang lebih tinggi di tingkat nasional diperlukan agar kebijakan yang diambil memiliki legalitas yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan secara hukum. “Kita semua di sini adalah bagian dari keluarga besar Pemerintah Kota Kendari. Kami akan terus mendampingi dan memperjuangkan aspirasi teman-teman,” lanjutnya.
Audiensi antara para pengunjuk rasa, DPRD Kota Kendari, dan perwakilan Pemkot Kendari berakhir dengan kesepakatan untuk membawa masalah ini ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka sepakat untuk melakukan koordinasi dengan DPR RI serta kementerian terkait untuk menemukan solusi yang memadai.
Sementara itu, para tenaga honorer menunggu perkembangan lebih lanjut, berharap agar perjuangan mereka tidak berhenti di sini dan menemukan titik terang. (red)



Tinggalkan Balasan