Kendari – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dikabarkan bakal melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara. Agenda utama RI 1 di Lipu Tinadeakono Sara tersebut adalah untuk meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Utara tipe C pada Sabtu (9/5/2026) mendatang.
Rencana kedatangan ini mencuat usai adanya koordinasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Buton Utara dengan pihak kementerian terkait.
“Berdasarkan hasil zoom meeting Bupati Buton Utara, Afirudin Mathara dengan Dirjen Kementerian Kesehatan, Bapak Presiden dijadwalkan meresmikan RSUD Buton Utara tipe C pada tanggal 9 Mei 2026,” ujar Kasubag Protokoler Setda Butur, Hamsil, saat dihubungi, Rabu (6/5/2026).
Sebagai rangkaian dari agenda tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dijadwalkan tiba lebih awal di Buton Utara pada Jumat (8/5). Kehadiran Menkes bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis peresmian rumah sakit yang dibangun melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) tersebut.
Proyek kesehatan ambisius ini diketahui menelan anggaran yang fantastis, yakni mencapai Rp 134 miliar. Fasilitas ini diharapkan menjadi tulang punggung layanan kesehatan bagi masyarakat di Buton Utara dan sekitarnya.
Meski masih menunggu jadwal resmi dari Sekretariat Negara, Pemerintah Kabupaten Buton Utara tidak ingin kecolongan. Berbagai persiapan mulai dikebut, mulai dari penyiapan fasilitas gedung hingga lokasi pendaratan helikopter.
“Terkait agenda untuk jadwal resmi kepastian kedatangan Presiden Prabowo, (secara tertulis) Buton Utara belum ada. Kabar terkait kedatangan Presiden ini berdasarkan hasil rapat bersama Kementerian Kesehatan,” jelas Hamsil.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kominfo Buton Utara, Sartono, turut membenarkan agenda kunjungan tersebut. Ia menyebut Presiden dijadwalkan tiba menggunakan helikopter.

“Presiden ke Buton Utara Sabtu, 9 Mei 2026, menggunakan via helikopter dan mendarat di Lipu Tinadeakono Sara,” tegas Sartono.
Kunjungan ini menjadi momen bersejarah bagi warga Butur, mengingat RSUD tipe C ini merupakan salah satu investasi infrastruktur kesehatan terbesar di wilayah tersebut guna meningkatkan standar pelayanan medis di Sulawesi Tenggara. (perdetik)



Tinggalkan Balasan