Ia mengungkapkan bahwa gerakan SALUD Sultra telah berjalan selama tujuh tahun sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam memberikan edukasi dan pengetahuan mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak sejak usia dini.

Melalui kegiatan ini, ia berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga tumbuh menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas yang mampu menerapkan dan menularkan budaya tertib di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Sementara itu, Dirlantas Polda Sultra Kombes Pol Dr. Argowiyono menegaskan dukungan dan apresiasi Ditlantas Polda Sultra terhadap gerakan SALUD, khususnya kepada Ketua Penggerak SALUD Sultra, para guru TK/PAUD, serta seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan program edukasi tersebut.

Menurutnya, pengenalan keselamatan berlalu lintas sejak usia dini merupakan langkah penting dalam membentuk karakter anak agar terbiasa menjaga keselamatan, disiplin, dan tertib dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kita sederhana, bagaimana anak mengenal keselamatan hari ini, membiasakan diri untuk selalu menjaga keselamatan esok hari, dan ketika dewasa, keselamatan tersebut sudah menjadi bagian penting dalam dirinya,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa generasi emas Indonesia 2045 perlu dibangun melalui pembiasaan budaya tertib, disiplin, dan berintegritas, termasuk dalam berlalu lintas.

Melalui gerakan SALUD Sultra, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan di jalan raya, sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan lalu lintas di Sulawesi Tenggara yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Kegiatan semakin semarak dengan penampilan peragaan Polisi Cilik Polresta Kendari yang menunjukkan kedisiplinan dan keterampilan dalam memahami aturan lalu lintas. Selanjutnya, para murid dari 18 TK se-Kota Kendari mengikuti lomba kreativitas SALUD dengan menampilkan berbagai bentuk edukasi keselamatan berlalu lintas sesuai usia mereka.

Seluruh rangkaian Pekan Sultra Lomba Kreativitas SALUD 2026 berlangsung aman dan lancar. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara kepolisian, instansi terkait, tenaga pendidik, dan orang tua dalam membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia dini demi terwujudnya generasi emas Indonesia 2045.

51 / 100 Skor SEO