Acara ini menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sultra, Dinas Kesehatan Kota Kendari, Komunitas Warna Sulawesi Tenggara (KWST), dan Yayasan Peduli Kesehatan dan Dukungan Sosial (YPKDS). Peserta sosialisasi terdiri atas 30 anggota KWST dan 20 anggota Komunitas Lulo Kendari.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah pentingnya deteksi dini dan akses layanan kesehatan yang inklusif bagi semua lapisan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap mampu menekan angka kasus baru HIV-AIDS dan menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya pola hidup sehat.

Muhammad Yusup menutup dengan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung upaya pencegahan dan penanganan HIV-AIDS di Kota Kendari. “Kolaborasi berbagai pihak sangat diperlukan untuk memastikan langkah-langkah ini berjalan efektif dan berdampak luas,” kata dia. (red)

55 / 100 Skor SEO