Situasi kian pelik bertepatan dengan momentum libur Tahun Baru. Sebagian petugas pemungut sampah masih dalam masa cuti, sehingga ritme transportasi tidak sebanding dengan peningkatan volume sampah selama masa liburan masyarakat.

“Ini kondisi yang tidak bisa dihindari. Namun, kami optimistis dalam satu hingga dua hari ke depan tumpukan sampah di TPS akan tertangani seiring dengan selesainya kendala teknis oleh OPD terkait,” tambahnya.

Pemerintah Kota Kendari mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menaati jadwal pembuangan sampah. Lebih dari itu, warga terdorong untuk mulai melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya, yakni rumah tangga.

Menurut Sahuriyanto, pemilahan sampah minimal menjadi tiga kategori akan sangat signifikan dalam mengurangi volume beban di TPS. Langkah ini dipandang sebagai solusi jangka panjang guna membangun pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan di Kota Kendari melalui kolaborasi antara pemerintah dan warga. (red)

16 / 100 Skor SEO