Dalam penyelidikan lebih lanjut, ditemukan bahwa salah satu pelaku merupakan prajurit TNI AL. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto membenarkan adanya keterlibatan tersebut. “Betul, sudah diamankan,” kata Agus kepada Kompas, Jumat (3/1).

Agus menegaskan pihaknya akan bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku. “Jika terbukti bersalah, akan dipecat dan diproses hukum,” tegasnya.

Hingga kini, polisi terus mendalami motif para pelaku serta peran masing-masing dalam kasus ini. Kombes Baktiar Joko Mujiono memastikan pihaknya akan mempublikasikan perkembangan lebih lanjut dalam waktu dekat.

Kasus ini menambah deretan peristiwa kriminal yang melibatkan penyalahgunaan senjata api, termasuk keterlibatan oknum aparat. Kepolisian diharapkan dapat segera menuntaskan penyidikan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat. (red)

53 / 100 Skor SEO